
Rangkaian seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Ende Tahun 2026 terus berlanjut ke tahapan yang semakin ketat dan kompetitif. Setelah dinyatakan memenuhi kualifikasi rekam medis pada tahapan pemeriksaan kesehatan awal, para calon peserta kini dihadapkan pada tahapan Seleksi Parade yang dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026). Kegiatan pengujian fisik ini dipusatkan langsung di area Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kabupaten Ende. Tahapan seleksi ini merupakan salah satu fase observasi fisik secara langsung yang sangat menentukan kelulusan, di mana tim penilai dari unsur kepanitiaan gabungan secara saksama melakukan pengamatan visual terhadap anatomi dan kesempurnaan postur tubuh masing-masing peserta. Pelaksanaan seleksi yang berlangsung dengan disiplin tinggi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap calon pengibar bendera memiliki proporsi tubuh yang ideal, seimbang, dan tangguh untuk mendukung keseragaman gerakan saat berada di dalam formasi barisan.
Dalam pelaksanaan Seleksi Parade ini, tim penilai melakukan serangkaian pengecekan fisik yang sangat mendetail dan spesifik berdasarkan indikator baku Paskibraka. Para peserta diamati secara cermat mulai dari kesimetrisan tinggi bahu kiri dan kanan, hingga kelurusan tulang belakang untuk memastikan tidak adanya kelainan postur seperti skoliosis, lordosis, maupun kifosis. Tidak hanya itu, panitia penilai juga melakukan pemeriksaan secara teliti pada bentuk anatomi kaki setiap peserta untuk mendeteksi potensi kelainan bentuk kaki X atau O yang melampaui batas toleransi baris-berbaris. Selain pengamatan pada posisi berdiri sempurna, peserta juga diinstruksikan untuk berjalan guna dinilai ritme gaya berjalan, keseimbangan ayunan tangan, serta perawakan secara keseluruhan. Seluruh rangkaian pengamatan ini dilakukan secara transparan dan objektif untuk menjaring peserta yang tidak hanya sehat secara internal, tetapi juga memiliki ketegapan tubuh yang prima.
Bagi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kabupaten Ende, Seleksi Parade ini masih menjadi bagian dari tahapan yang menerapkan sistem gugur yang sangat ketat. Keputusan tim penilai pada tahapan ini bersifat mutlak demi menjaga kualitas dan standar baku formasi Paskibraka yang akan bertugas di tingkat kabupaten maupun yang akan diutus ke tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Peserta yang dinyatakan lolos dan memenuhi kriteria postur tubuh ideal pada seleksi parade ini secara otomatis akan mendapatkan tiket untuk melangkah ke tahapan ujian lapangan yang jauh lebih menguras tenaga, yakni Seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Kesamaptaan fisik. Melalui penyaringan anatomi yang teliti di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kabupaten Ende ini, pemerintah daerah optimis dapat melahirkan putra-putri terbaik yang memiliki kesiapan fisik dan penampilan paripurna untuk mengemban tugas mengibarkan Duplikat Bendera Pusaka pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mendatang.



